Selama Piala Dunia 2026, Kone membangun duet solid bersama Adrien Rabiot di lini tengah Prancis. Kombinasi keduanya memberi keseimbangan permainan sekaligus membuka ruang bagi Michael Olise, Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Desire Doue untuk menyerang.
Pelatih Prancis Didier Deschamps memuji kontribusi kedua gelandang tersebut.
"Mereka penting dalam merebut kembali bola, terutama saat kami melakukan tekanan tinggi di lapangan. Mereka juga menyuplai bola dengan baik kepada para pemain depan kami," kata Deschamps.
Meski tampil konsisten, media Prancis L'Equipe melaporkan Kone kemungkinan tidak menjadi starter saat menghadapi Spanyol di semifinal. Aurelien Tchouameni dikabarkan telah pulih dari cedera otot dan siap kembali mengisi susunan pemain utama.
L'Equipe menulis, "Meski Manu Kone tampil solid saat melawan Maroko, status dan peran penting Tchouameni dalam menjaga keseimbangan tim menjamin tempatnya di starting XI. Sementara Adrien Rabiot juga tampil sangat baik sejak awal Piala Dunia dan diperkirakan tetap mempertahankan posisinya."
Kone mengawali karier profesional bersama Toulouse sebelum bergabung dengan Borussia Monchengladbach dan mencatatkan 86 penampilan.
Setelah itu dia melanjutkan karier di AS Roma dengan mengoleksi 82 pertandingan dalam dua musim. Debutnya bersama Timnas Prancis terjadi pada September 2024, dan hingga kini dia telah mencatatkan 18 penampilan bersama Les Bleus.