Performa Masih Melempem, Kai Havertz Dianggap Pembelian Tak Berguna

Andika Rachmansyah
Kai Havertz. (Foto: REUTERS/David Klein)

Gallas menilai pembelian Havertz adalah kesalahan. Dia tidak bisa menerima jika alasan pemain tersebut minim kontribusi karena masalah adaptasi. Pasalnya, Havertz sudah mencicipi Liga Inggris sejak 2020.

Selain itu, Chelsea adalah klub yang berasal dari London. Sehingga alasan adaptasi tidak masuk akal. Karena seharusnya tidak ada perbedaan dari segi tempat tinggal, yang tetap di London.

“Saya tidak berpikir Arsenal seharusnya merekrut Kai Havertz. Saya pikir itu adalah sebuah kesalahan. Jika Anda menghabiskan £60 juta untuk seorang striker, Anda mengharapkan mereka mencetak setidaknya 15 gol dalam satu musim! Saya rasa itu tidak akan terjadi,” ungkapnya.

“Arsenal tidak punya waktu! Musimnya mungkin panjang, tapi klub butuh hasil secepatnya. Havertz berada di Chelsea selama tiga tahun dan mengetahui Liga Premier dengan baik,” sambungnya.

“Mungkin perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan tim baru, tapi dia sudah tinggal di London. Para pemain harus segera beradaptasi, mereka tidak punya waktu,” pungkas Gallas.

Editor : Fitradian Dhimas Kurniawan
Artikel Terkait
13 jam lalu

Gagal Dapat Vinicius Jr? Arsenal Kini Bidik Bintang Brasil Lainnya Seharga Rp2,07 Triliun

3 hari lalu

Vinicius Jr Tolak Tinggalkan Real Madrid Gratis, Arsenal Siapkan Gaji Fantastis

4 hari lalu

Barcelona Terancam Gigit Jari! Pemain Bidikan Terancam Dibajak Arsenal dan Man City

4 hari lalu

Arsenal Serius Kejar Vinicius Junior, Ramalan Thierry Henry Kembali Jadi Sorotan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal