Bernardo Tavares juga mengapresiasi pergerakan tanpa bola para pemainnya. Dia menilai kemampuan mencari ruang dan membuka celah pertahanan Malut United menjadi faktor penting dalam kemenangan tersebut.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menegaskan para pemain mampu menjalankan rencana permainan dengan disiplin, tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga kecerdasan membaca situasi di lapangan.
“Saya pikir para pemain menjalankan rencana dengan baik, jadi jika kita ingin memiliki peluang hari ini, kita perlu lebih baik dari mereka tanpa bola,” kata Bernardo Tavares.
Tambahan tiga poin membawa Persebaya naik ke posisi ketujuh klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan koleksi 28 poin dari tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kekalahan.