Menurut pelatih pemegang lisensi UEFA Pro itu, situasi lapangan membuat timnya perlu menyesuaikan cara membangun serangan, termasuk dalam menentukan jenis operan yang digunakan.
"Karena terkadang kita perlu menguasai penguasaan bola, bisa menciptakan operan-operan pendek karena lapangan tidak terlalu bagus untuk melakukan operan lambung panjang, karena permukaan rumputnya tidak rata," tutur Bernardo Tavares.
Terlepas dari persoalan tersebut, kemenangan atas Isenmulang FC tetap memberikan hasil penting bagi Persebaya. Bajul Ijo berhasil mempertahankan rekor tanpa kekalahan dalam empat pertandingan pertama musim ini.
Persebaya kini mengoleksi delapan poin dari dua kemenangan dan dua hasil imbang. Perolehan tersebut menempatkan mereka di peringkat keenam klasemen sementara Super League 2026-2027.
Meski demikian, statistik empat gol dari 39 tembakan menunjukkan efektivitas serangan masih perlu ditingkatkan. Dari seluruh percobaan tersebut, hanya 14 yang tepat sasaran.
Bagi Bernardo Tavares, persoalan penyelesaian akhir menjadi tantangan yang harus dibenahi agar Persebaya tidak terus bergantung pada kemenangan dengan selisih tipis.
Dengan rekor belum terkalahkan dan posisi keenam klasemen sementara, Persebaya memiliki modal positif. Namun, ketajaman lini depan tetap menjadi perhatian utama untuk menghadapi pertandingan berikutnya.