Sang arsitek kembali menegaskan hasil pertandingan ditentukan oleh kesalahan individu dari timnya sendiri. Dia menyayangkan momen tersebut terjadi dalam laga sepenting ini.
“Dan kami kalah dalam pertandingan ini karena dua kesalahan individu. Itu adalah analisis pertandingan saya. Sangat buruk,” tegasnya.
Kekalahan ini membuat Persija tertahan di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 35 poin. Sementara Persib memanfaatkan kemenangan untuk merebut puncak klasemen.
Tambahan tiga poin mengantar Persib Bandung mengoleksi 38 poin dan memastikan status juara paruh musim Super League 2025-2026, unggul satu angka atas Borneo FC di posisi kedua.