Dewa United kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meningkatkan tekanan. Taisei Marukawa mencetak gol penentu pada menit ke-85, atau lima menit menjelang waktu normal berakhir, sekaligus memastikan Persija pulang tanpa poin.
Ridho sependapat dengan pelatih Shin Tae-yong mengenai banyaknya kesalahan yang dilakukan pemain Persija. Akurasi operan menjadi salah satu persoalan yang dia soroti seusai pertandingan.
“Saya setuju dengan Coach (Shin Tae-yong). Kami melakukan banyak kesalahan sendiri, terutama banyak passing yang salah. Saya sendiri juga banyak melakukan kesalahan hari ini. Jadi, hal itu menjadi pelajaran agar di pertandingan selanjutnya kami tetap fokus dan bisa meraih kemenangan di kandang,” ujar Ridho dikutip dari laman resmi I.League, Minggu (1/11/2026).
Persija kini harus segera mempersiapkan diri menghadapi dua pertandingan di kompetisi berbeda. Macan Kemayoran dijadwalkan melawan PSMS Medan pada ajang I.League Cup 2026-2027 sebelum menghadapi Persebaya Surabaya dalam pekan kesembilan Super League.
Ridho menegaskan pertandingan melawan PSMS tetap harus dihadapi. Namun, dia memberikan penekanan lebih besar pada persiapan menghadapi Persebaya setelah kekalahan di markas Dewa United.
“Tentunya ada laga melawan PSMS Medan yang juga harus dihadapi. Namun, ada yang lebih penting lagi, yaitu Persebaya. Jadi, kami fokus ke sana dan melakukan introspeksi diri agar ke depannya bisa tampil lebih baik,” tukasnya.
Evaluasi tersebut diharapkan membantu Persija memperbaiki performa ketika kembali bertanding. Bagi Ridho, kesalahan saat menghadapi Dewa United harus menjadi pelajaran agar tim lebih fokus dan mampu memburu kemenangan di kandang.