Keunggulan tersebut membuat Persija semakin percaya diri. Tim asuhan Shin Tae-yong terus memberikan tekanan, sementara Java United lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat.
Upaya Java United membangun serangan melalui umpan panjang maupun pendek berkali-kali berhasil dipatahkan lini belakang Persija. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Macan Kemayoran tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Persija kembali berusaha mengendalikan jalannya pertandingan. Macan Kemayoran tetap bermain ofensif untuk mencari gol kedua sekaligus memperlebar keunggulan.
Java United tidak tinggal diam. Laskar Kepodang Emas berupaya meredam agresivitas Persija sekaligus meningkatkan tekanan ke pertahanan lawan.
Pertandingan kemudian berlangsung semakin keras. Tri Setiawan dan Gustavo Franca harus menerima kartu kuning pada pertengahan babak kedua.