"Ada batasan-batasan yang harus dipatuhi dan larangan-larangan yang harus dijaga. Dengan demikian, keberadaan suporter away ini bisa terus berjalan," jelas Ferry.
Ferry menambahkan, keputusan mengenai kehadiran suporter tandang tetap mempertimbangkan kondisi keamanan, termasuk rekomendasi dari pihak kepolisian.
"Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian," tukasnya.
Dengan kepastian pertandingan digelar di Jakarta, duel Persija kontra Persib musim 2026-2027 dipastikan kembali menjadi salah satu laga paling dinantikan dalam kalender sepak bola Indonesia.