Sebelumnya, Diky mengakui kekecewaan karena laga klasik Persija vs Persib kembali tidak digelar di Jakarta. Namun dia menegaskan keputusan tersebut tetap dihormati.
“Tapi ya ternyata memang keputusannya ada atensi dari pimpinan, ada atensi dari berbagai pihak bahwa memang mungkin ada hal-hal yang dikhawatirkan menimbulkan berefek yang luar biasa ketika pertandingan Persija-Persib berlangsung di Jakarta. Dan ya itulah pada akhirnya kami harus menghormati keputusan ini gitu loh, ya walaupun kami tetap berharap ada sisi keadilan juga,” tandasnya.
Pemindahan venue ke Samarinda menjadi solusi yang diambil operator liga setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk aspek keamanan dan situasi di sejumlah wilayah.
Pertandingan tetap digelar sesuai jadwal dengan kehadiran penonton, sehingga memberi kesempatan bagi The Jakmania untuk tetap memberikan dukungan langsung kepada Persija.
Kehadiran The Jakmania di Samarinda diprediksi menambah atmosfer panas dalam duel klasik Persija melawan Persib yang selalu menarik perhatian publik sepak bola nasional.