MADRID, iNews.id – Xabi Alonso mengirimkan pesan perpisahan usai dipecat Real Madrid dari kursi kepelatihan. Dalam pesan tersebut, dia menyinggung hasil yang tak sesuai harapan.
Senin (12/1/2026), Real Madrid resmi mengumumkan berpisah dengan Alonso melalui kesepakatan bersama. Keputusan itu diambil kurang dari 24 jam setelah kekalahan 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol 2026 di Jeddah.
Timing kepergian Alonso memicu perhatian besar. Real Madrid hanya tertinggal empat poin dari Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol 2025-2026 dan masih berada di posisi delapan besar fase liga Liga Champions.
Meski secara klasemen belum terpuruk, posisi Alonso terus berada dalam tekanan. Dia dinilai belum mampu menanamkan identitas dan filosofi permainan ke dalam skuad Real Madrid secara konsisten.
Situasi internal tim juga ikut disorot. Spekulasi menyebut sebagian pemain tidak sepenuhnya mendukung pendekatan Alonso selama masa kepemimpinannya.