Piala Dunia 2026 Belum Dimulai, FIFA Terancam Digugat Gara-Gara Bendera Iran

Abdul Haris
FIFA menghadapi ancaman gugatan hukum menjelang Piala Dunia 2026 setelah rencana pelarangan bendera Iran era pra-revolusi memicu kontroversi di Amerika Serikat. (Foto: Gulfnews)

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengungkapkan skuad negaranya masih belum mendapatkan visa untuk mengikuti turnamen tersebut. Kondisi itu menambah daftar persoalan yang harus diselesaikan sebelum keberangkatan tim.

Ancaman Gugatan untuk FIFA

Masalah baru muncul setelah organisasi Institute for Voices of Liberty menyampaikan keberatan atas rencana FIFA yang disebut akan melarang bendera Iran era pra-revolusi di berbagai venue Piala Dunia 2026.

Organisasi tersebut menilai kebijakan itu berpotensi menimbulkan persoalan hukum. Mereka bahkan memperingatkan sengketa tersebut dapat berlanjut ke proses hukum resmi apabila tidak ada perubahan kebijakan.

Menurut laporan yang beredar, gugatan dapat diajukan ke pengadilan negara bagian California maupun pengadilan federal di Amerika Serikat. Langkah hukum itu akan ditempuh jika FIFA tetap menjalankan rencana pelarangan tersebut.

Kontroversi ini menambah daftar tantangan yang dihadapi FIFA menjelang dimulainya Piala Dunia 2026. Selain mempersiapkan penyelenggaraan turnamen terbesar dalam sejarah dengan format baru, badan sepak bola dunia itu kini juga harus menghadapi potensi sengketa hukum yang berkaitan dengan Iran.

Hingga saat ini belum ada keputusan akhir terkait polemik tersebut. Namun, ancaman gugatan itu berpotensi menjadi salah satu isu paling disorot menjelang kick-off Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
3 jam lalu

Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!

3 jam lalu

Prancis Bidik Perunggu Piala Dunia 2026, Kado Perpisahan untuk Didier Deschamps

4 jam lalu

Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah

3 jam lalu

Final Piala Dunia Dalam Angka, Messi Selangkah Lagi Samai Rekor Cafu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal