Pelatih Barcelona, Hansi Flick, juga tidak melakukan perjalanan ke London untuk menghadiri acara tersebut. Absennya Cubarsi membuat penghormatan Yamal kepadanya menjadi salah satu sorotan dalam malam penghargaan.
Keberhasilan Yamal turut diikuti pencapaian Barcelona di kategori putri. Vicky Lopez memenangkan Trofi Kopa putri untuk pemain muda terbaik, melengkapi keberhasilan klub Catalan tersebut dalam dua kategori penghargaan pemain muda.
Lopez yang berusia 20 tahun kembali meraih penghargaan tersebut setelah memenangkannya pada 2025. Dia juga berperan dalam keberhasilan Barcelona menjuarai Liga F dan Liga Champions putri pada musim sebelumnya.
Rangkaian hasil tersebut mempertegas keberhasilan Barcelona menghasilkan pemain muda yang mampu bersaing di level tertinggi. Namun, momen Yamal di London memiliki makna tersendiri karena dia memilih menempatkan pencapaian rekan setim di atas kebanggaan pribadi saat menerima penghargaan individu untuk ketiga kalinya secara beruntun.