Collina menambahkan perkembangan teknologi sangat membantu proses persiapan pertandingan. Dia mencontohkan perubahan besar sejak final Piala Dunia 2002 hingga saat ini, termasuk kehadiran FIFA AI Pro yang dikembangkan bersama Lenovo untuk mendukung analisis pertandingan.
Salah satu kontroversi terbesar di Piala Dunia 2026 terjadi pada laga perempat final Inggris melawan Norwegia. Saat itu, gol penyama kedudukan Inggris diperdebatkan karena bola diduga mengenai kabel kamera sebelum berubah arah.
Collina membantah anggapan tersebut. Menurutnya, seluruh data dari sensor bola menunjukkan tidak ada kontak antara bola dan kabel.
"Sungguh luar biasa masih ada orang yang tidak percaya kalau bola tidak menyentuh kabel. Grafik menunjukkan setiap kali pemain atau benda menyentuh bola akan muncul lonjakan. Dalam kejadian itu grafik tetap datar sejak kiper melepaskan bola hingga dikontrol pemain berikutnya. Hanya ada sedikit gelombang yang berasal dari hembusan udara. Putaran bola juga tetap sama dan kamera tidak bergerak. Ada perangkat teknologi yang mampu menjelaskan hal-hal seperti ini," tegasnya.
Teknologi sensor bola juga digunakan saat Portugal mengalahkan Kroasia 2-1. Ketika Kroasia mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir, gol tersebut dianulir karena offside setelah data sensor memperlihatkan urutan sentuhan bola secara akurat.