Profil dan Biodata Simon Tahamata, Eks Pemain Timnas Belanda Keturunan Maluku yang Diisukan Jadi Dirtek PSSI 

Wikku D Nugroho
Profil dan biodata Simon Tahamata (Foto: Ist)

Kemudian, Simon diorbitkan ke tim senior Ajax Amsterdam pada musim 1975. Gelar juara pertamanya diraih kala di musim berikutnya yakni memenangkan trofi Liga Belanda. 

Trofi Liga Belanda kembali mampir ke Ajax Amsterdam dan Simon di musim 1978/1979 dan 1979/1980. Bermain total selama lima musim untuk De Godenzonen, pria kelahiran Vaught ini mampu bermain total 149 laga, mencetak 17 gol, serta 33 assist. 

Setelah tak lagi di Ajax Amsterdam, Simon kemudian malang melintang di berbagai klub Belanda dan Belgia. Diantaranya Standard Liege, Feyenoord, VAC Beerschot, dan Germinal Ekeren. 

Simon tercatat sempat memenangkan Liga Belgia sebanyak dua kali pada musim 1981/1982 dan 1982/1983 kala berseragam Standard Liege. Lalu, di klub itu ia juga meraih Piala Belgia 1981 dan Piala Super Belgia 1983/1984. 

Setelah 30 tahun meniti karier sebagai pesepakbola profesional, pemain yang telah mengoleksi 22 caps bersama Timnas Belanda itu akhirnya memilih gantung sepatu alias pensiun pada Juli 1996. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Kritik Keras Timnas Indonesia U-17, Simon Tahamata: Mereka Baru 16 Tahun!

57 tahun lalu

Masuk Grup Neraka di Piala Asia, Timnas Indonesia U-17 Diminta Percaya Diri

57 tahun lalu

Komentar Simon Tahamata usai Timnas Indonesia U-17 Dua Kali Kalah dari China

57 tahun lalu

Dirtek PSSI Alexander Zwiers dan Simon Tahamata Pantau Timnas Indonesia U-17 vs China usai Kekalahan 0-7

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal