BANDAR LAMPUNG, iNews.id - PSIM Yogyakarta harus segera bangkit setelah menelan kekalahan kelima secara beruntun di Super League 2026-2027. Laskar Mataram takluk 0-1 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan keenam, Selasa (20/10/2026) malam, dan kini mengalihkan perhatian ke laga berikutnya melawan Isenmulang Kalteng FC.
Bermain di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, PSIM Yogyakarta gagal membawa pulang poin setelah winger Bhayangkara FC, Moussa Sidibe, mencetak gol tunggal pada menit ke-59. Hasil tersebut memperpanjang rentetan kekalahan tim asal Yogyakarta itu pada awal musim.
Kekalahan ini menjadi pukulan tambahan bagi PSIM yang tengah berupaya memperbaiki performa. Sebelumnya, klub berjuluk Laskar Mataram tersebut mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Jean-Paul van Gastel. Kini, tim berada di bawah penanganan caretaker Guntur Cahyo Utomo.
Guntur menilai PSIM sebenarnya mampu menjalankan strategi dengan baik pada awal pertandingan. Namun, kartu merah yang diterima salah satu pemain mengubah jalannya laga dan membuat perjuangan tim semakin berat.
“Pada 20 menit pertama, kita bisa main dengan bagus. Game plan berjalan. Namun kemudian dapat kartu merah. Tapi setelah itu, kita masih menunjukkan bahwa pemain mau berjuang. Itulah sepak bola. Kesalahan minor menghadirkan hasil yang berbeda. Selamat untuk Bhayangkara FC,” kata Guntur dilansir dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Rabu (21/10/2026).