Van Gastel tetap memberikan respek tinggi kepada Persija Jakarta yang akan mereka hadapi di SUGBK. Dia menyebut Macan Kemayoran sebagai tim kuat dengan kualitas skuad yang dalam dan kompetitif di Super League 2025/2026.
“Saya pikir Persija adalah tim yang sangat matang, sangat kompetitif, bermain dengan bagus, dan memiliki skuad yang lebih besar dari sekadar 11 pemain. Jadi menurut saya ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami,” ujar dia.
Meski begitu, Van Gastel menegaskan PSIM Yogyakarta tidak akan mengubah identitas permainan hanya karena tampil di laga ulang tahun Persija. Dia ingin timnya tetap konsisten dengan gaya bermain yang sudah dibangun sejauh musim berjalan.
“Tetapi yang penting bagi kami adalah tetap menjadi diri sendiri. Jadi, cara kami ingin bermain, kami harus melanjutkan apa yang sudah kami lakukan dan kita lihat nanti hasilnya di akhir pertandingan,” tutup Van Gastel.
Dengan modal hasil imbang 2-2 saat tampil di laga ulang tahun Persis Solo dan sikap antusias pelatih menghadapi tantangan serupa di SUGBK, PSIM Yogyakarta datang ke kandang Persija Jakarta bukan sekadar sebagai penggembira.
Laga pekan ke-14 Super League 2025-2026 ini pun berpotensi menjadi ujian menarik bagi kedua tim, baik bagi Persija yang merayakan hari jadi ke-97 maupun PSIM yang kembali hadir sebagai tamu di momen ulang tahun lawan.