Dia juga menilai PSM membutuhkan proses panjang untuk mengembalikan kekuatan tim. Pembenahan tersebut tidak hanya menuntut kerja keras para pemain, tetapi juga keterlibatan seluruh elemen klub.
"Kami harus menjalani proses dalam klub ini, proses yang sulit bagaimana mengembalikan PSM lagi ke tempat seharusnya PSM berada. Ini membutuhkan pekerjaan yang tidak mudah seperti PSM pada musim-musim lalu,” sambungnya.
Tantangan PSM terlihat dari posisi mereka di klasemen sementara. Hingga menjelang pekan kesembilan, Juku Eja berada di peringkat kesembilan dengan koleksi sembilan poin dari delapan pertandingan.
Catatan PSM sejauh ini terdiri atas dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan. Produktivitas serta performa tim masih perlu ditingkatkan jika ingin merangkak naik ke papan klasemen.
Borneo FC juga mengumpulkan sembilan poin dari jumlah pertandingan yang sama. Tim asuhan Mauro Jeronimo menempati posisi kedelapan, satu tingkat di atas PSM, berkat keunggulan selisih gol.