PSSI Benahi Sistem Perwasitan Liga Indonesia, Transparansi Jadi Fokus

Abdul Haris
Ketua Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI Yoshimi Ogawa. (Foto: PSSI)

Fokus kedua adalah pengembangan REFER, sebuah platform digital untuk sistem evaluasi, administrasi penunjukan pertandingan, serta edukasi wasit.

Fokus ketiga adalah pengembangan dan penambahan jumlah wasit di tingkat Asosiasi Provinsi (Asprov). Program tersebut bertujuan memperluas pembinaan serta pemerataan kualitas wasit di berbagai daerah.

Fokus keempat adalah penguatan pembinaan wasit futsal sebagai bagian dari pengembangan sepak bola nasional secara menyeluruh.

Menurut Yoshimi Ogawa, kegiatan Regular Media Briefing akan menjadi agenda rutin untuk menyampaikan perkembangan program perwasitan kepada publik.

“Erick Thohir telah menginstruksikan kami untuk menyampaikan secara terbuka kepada media mengenai berbagai inisiatif dan pencapaian Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI. Kami berharap forum ini membantu publik memahami proses pembinaan perwasitan yang sedang berjalan,” ujar dia.

Melalui berbagai langkah tersebut, PSSI berharap kualitas kepemimpinan pertandingan di kompetisi sepak bola Indonesia semakin meningkat serta mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap integritas kompetisi nasional.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
2 hari lalu

Wasit Dipukul dan Wartawan Diintimidasi di Laga Malut United vs PSM, PSSI Murka

Soccer
3 hari lalu

PSSI Geram Insiden Suporter, Larangan Suporter Tandang Bisa Berlaku Lagi Musim Depan

All Sport
4 hari lalu

Susi Susanti Soroti Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing, Dukung Langkah Erick Thohir Lindungi Atlet

Soccer
4 hari lalu

Perjalanan Pemain Timnas Indonesia ke FIFA Series 2026 Terancam Perang AS-Israel vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal