Ropan juga memprediksi format turnamen bisa menyerupai ajang FIFA Arab Cup. Sistem grup hingga fase gugur masih menunggu keputusan final dari FIFA dan delegasi yang hadir.
Dengan status sebagai turnamen edisi pertama, peluang semua peserta relatif terbuka, termasuk Indonesia.
“Karena ini agenda FIFA, makan semua pemain abroad kita yang bermain di luar negeri, terutama di Eropa, itu bisa memperkuat Timnas Indonesia,” tandas Ropan.
“Karena ini baru pertama kali, peluang untuk menjadi juara terbuka untuk Indonesia. Apalagi kalau kita langsung mencatatkan negara pertama yang juara FIFA ASEAN Cup.”
Kondisi ini membuat Timnas Indonesia berada dalam posisi strategis. Jika mampu memaksimalkan kekuatan skuad dan momentum, peluang mencatat sejarah di turnamen perdana ini menjadi sangat realistis.