Sumardji menegaskan keputusan pemanggilan pemain sepenuhnya didasarkan pada kebutuhan teknis pelatih. Dia menyebut staf pelatih juga mempertimbangkan banyak faktor sebelum menentukan daftar pemain.
“Ya kembali lagi ya, berkaitan dengan soal pemanggilan, itu tergantung kebutuhan pelatih,” kata Sumardji kepada awak media, Sabtu (14/3/2026).
Dia menambahkan Timnas Indonesia memiliki pelatih khusus penjaga gawang yang turut memberi masukan dalam menentukan pemain yang dipanggil.
“Di Timnas kita ini ada pelatih kiper juga. Sehingga berkaitan dengan soal pemanggilan itu mempertimbangkan, satu Maarten Paes dipanggil. Lantas Emil juga dipanggil, terus ada Nadeo yang sudah biasa dipanggil juga,” ujar dia.
Menurut Sumardji, kondisi komposisi kiper tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama. Hal itu membuat nama Teja belum masuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil.
Meski tidak mendapat panggilan kali ini, peluang Teja untuk bergabung dengan Timnas Indonesia tetap terbuka. Sumardji menilai situasi tersebut bisa berubah pada pemanggilan berikutnya.
“Dengan kondisi yang ada seperti itu mungkin ada pertimbangan tertentu. Sehingga mungkin saat sekarang ini belum memanggil Teja. Mungkin berikut-berikutnya. Saya tidak tahu,” ujar dia.