Dia menegaskan penggunaan SUGBK untuk pertandingan Persija dan Persib sudah melalui pertimbangan matang. Menurut dia, waktu persiapan menuju agenda Timnas Indonesia masih mencukupi untuk memastikan stadion siap digunakan.
"Selama itu tidak berbenturan dengan regulasi dan manual kompetisi di FIFA Asia. Untuk pertandingan Persib dan Persija, PSSI menyetujui mereka bertanding di GBK," ujar Yunus Nusi.
Sementara itu, Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengungkapkan proses pengajuan izin pertandingan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Penerbitan izin sebelumnya masih menunggu kesiapan pihak kepolisian yang tengah menangani sejumlah agenda lain.
"Kemarin secara lisan memang sudah disampaikan dalam waktu dekat ini akan langsung diterbitkan izinnya. Baik GBK termasuk juga pihak kepolisian di wilayahnya sendiri sudah menyatakan siap untuk menggelar," jelas Ferry.
Ferry menjelaskan jadwal Persija vs Persib memang dimajukan agar Macan Kemayoran tetap bisa menggunakan SUGBK sebagai kandang. Dia optimistis pertandingan tersebut dapat terlaksana sesuai rencana karena tidak berdekatan dengan agenda Timnas Indonesia.
"Jadwal sendiri sengaja kita tarik ke depan, Persija lawan Persib, supaya Persija sendiri SUGBK-nya bisa digunakan. Kemudian izinnya harusnya karena masih di depan, masa ditolak?" tambah Ferry.
Laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan pada awal musim Super League 2026-2027. Rivalitas panjang kedua klub besar Indonesia itu akan kembali tersaji di SUGBK sebelum Timnas Indonesia menjalani perjuangan di FIFA ASEAN Cup 2026.