Penampilan tersebut menjadi momen penting dalam perjalanan Calvin di sepak bola Eropa. Dia tercatat sebagai pemain dengan paspor Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions, kompetisi antarklub kasta tertinggi di Eropa.
Calvin juga menjadi pemain Asia Tenggara pertama yang tampil di ajang tersebut. Sebelumnya, Kevin Diks dan Emil Audero pernah merasakan atmosfer Liga Champions, tetapi keduanya belum memiliki paspor Indonesia ketika tampil dalam kompetisi itu.
Pencapaian Calvin menarik perhatian media Vietnam. Bongda 24h menilai kehadiran pemain Timnas Indonesia itu di panggung sepak bola Eropa menjadi salah satu tanda semakin terlihatnya perkembangan sepak bola Asia Tenggara.
"Meskipun Lille tidak mencapai hasil yang diinginkan melawan Arsenal, pencapaian Verdonk semakin memperkuat kehadiran sepak bola Asia Tenggara yang semakin menonjol di kompetisi Eropa," tulis Bongda 24h dalam artikelnya, dikutip pada Rabu (14/10/2026).
Sorotan serupa datang dari The Thao 247. Media tersebut memandang pencapaian Calvin sebagai perkembangan positif yang berpotensi memberikan inspirasi bagi pemain lain di kawasan Asia Tenggara untuk menembus level tertinggi sepak bola Eropa.