Situasi Persis Solo saat ini jauh dari kata ideal. Klub kebanggaan Kota Bengawan itu masih terpuruk di dasar klasemen sementara Super League 2025/2026.
Nico menyadari kondisi sulit yang dihadapi tim barunya. Meski begitu, dia menegaskan kesiapan berjuang habis-habisan demi menyelamatkan Persis dari ancaman degradasi.
“Saya siap untuk memberikan kontribusi bagi Persis Solo agar bisa lolos dari degradasi dan tetap di Liga 1,” tegas Nico.
Menurut Nico, kebangkitan Persis Solo harus dimulai dari kerja keras kolektif dan mental positif di setiap pertandingan yang tersisa.
“Kita harus tetap kerja keras dan berpikir positif. Karena Liga ini masih panjang dan semoga kedepan kita bisa lebih baik dari putaran pertama,” sambungnya.
Saat ini, Persis Solo menempati posisi juru kunci klasemen dengan koleksi tujuh poin dari 16 pertandingan. Jarak poin dengan zona aman masih cukup lebar, mengingat PSBS Biak di peringkat ke-15 mengoleksi 13 poin.
Pada laga terdekat, Persis Solo dijadwalkan menghadapi Semen Padang pada Minggu (11/1/2026). Kemenangan menjadi harga mati, meski tambahan tiga poin belum cukup mengangkat Persis keluar dari zona merah.