“Mereka menjawab tiga. Saya bilang, 'tidak mungkin', ternyata kami mencetak tiga gol dalam 37 detik. Mereka percaya,” ujar Herdman.
Situasi pertandingan kemudian menunjukkan mental tersebut. Setelah Shahriar Emon mencetak gol untuk Bangladesh pada menit ke-36, Timnas Indonesia langsung membalas hanya semenit kemudian melalui Mitchell Baker.
Pesta gol Garuda berlanjut hingga penghujung pertandingan. Luke Vickery cetak gol pada menit ke-90,, dilanjutkan gol Kevin Diks (90+6’), kemudian Baker kembali menjebol gawang Bangladesh semenit berselang untuk melengkapi kemenangan 9-2.
Baker menjadi bintang utama kemenangan tersebut dengan mencetak lima gol. Empat gol Indonesia lainnya masing-masing disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Kevin Diks, dan Luke Vickery.
Bagi Herdman, kemampuan merespons situasi sulit menjadi salah satu hal penting yang ditunjukkan para pemain Timnas Indonesia. Dia menilai latihan sebelumnya ikut membangun keyakinan pemain untuk menciptakan peluang dan gol dalam waktu singkat.