Kini, Liga Kamboja naik ke posisi 18 Asia, sementara Liga Indonesia harus turun satu tingkat ke posisi 19.
Perubahan ini menjadi sorotan karena menunjukkan persaingan ketat antar liga di kawasan Asia Tenggara yang semakin kompetitif dari musim ke musim.
Satu hasil pertandingan di level regional terbukti bisa berdampak besar terhadap posisi ranking negara dalam sistem penilaian AFC.
Kondisi ini menjadi alarm bagi sepak bola Indonesia untuk terus meningkatkan performa klub di kompetisi internasional agar tidak kembali kehilangan posisi di ranking Asia.