Meski begitu, Arbeloa tidak ingin menyalahkan pemain secara individu. Dia menegaskan tetap percaya pada kualitas Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Dia menyebut keduanya masih termasuk pemain terbaik di dunia saat ini.
“Saya tidak khawatir dengan dua pemain yang termasuk lima terbaik di dunia. Masalahnya ada pada permainan kolektif saat menghadapi blok rendah. Kami harus berkembang sebagai tim,” tuturnya.
Menurutnya, tim harus memperbaiki cara membongkar pertahanan rapat lawan. Dia melihat ini sebagai pekerjaan bersama, bukan hanya tanggung jawab lini depan.
Arbeloa langsung mengalihkan fokus ke laga penting Liga Champions melawan Bayern Munchen. Dia optimistis Real Madrid bisa bangkit dan membalikkan keadaan.
“Kami punya waktu cukup untuk menganalisis kesalahan dan memperbaikinya. Kami ke Jerman hanya untuk menang,” katanya.