Manchester City mengalami penurunan peringkat ke posisi enam dengan pendapatan 829 juta euro (Rp16,37 triliun). Penurunan ini terjadi setelah finis lebih rendah di Liga Inggris dan tersingkir lebih awal di Liga Champions.
Manchester United juga merosot dari posisi empat ke delapan. Pendapatan hak siar klub turun dari 258 juta euro menjadi 206 juta euro (Rp4,06 triliun), imbas absennya mereka dari Liga Champions serta finis di posisi ke-15 liga domestik.
Kejutan datang dari Bayern Munchen yang kembali ke tiga besar setelah mendapatkan tambahan signifikan dari partisipasi di Piala Dunia Antarklub. Benfica juga masuk Money League di peringkat ke-19 dengan 283 juta euro (Rp5,58 triliun), menjadi klub non-lima liga besar pertama sejak 2021.
Di sektor sepak bola putri, total pendapatan 15 klub teratas untuk pertama kalinya menembus 150 juta euro (Rp2,96 triliun). Arsenal Women memimpin dengan 25,6 juta euro (Rp505 miliar), disusul Chelsea Women 25,4 juta euro dan Barcelona Femení 22 juta euro.