"Semua ini sangat aneh. Ini wasit yang pada usia 41 tahun tidak memiliki pengalaman internasional. Saya tidak tahu mengapa dia menjadi wasit. Kasihan orang tersebut datang ke sini dan tidak mampu menghadapi tekanan."
Mourinho kemudian menyinggung sejumlah keputusan dalam pertandingan lain.
"Mereka menganulir gol yang jelas untuk Osasuna melawan Atletico. Mereka memberikan penalti konyol kepada Atleti di San Sebastian. Mereka memberikan penalti konyol kepada Barcelona. Mereka tidak memberikan kartu merah yang jelas kepada Barcelona saat melawan Athletic Bilbao. Melawan Elche, dua pemain mereka seharusnya mendapat kartu merah saat melawan kami. Tidak ada. Biarkan kami bertanding."
Mourinho juga menegaskan dirinya tidak ingin menuduh adanya persiapan tertentu di balik keputusan tersebut.
"Saya tidak ingin mengatakan ini sudah dipersiapkan. Saya ingin berpikir ini adalah kesalahan, seperti pelatih juga melakukan kesalahan. Saya ingin berpikir CTA [komite wasit] melakukan kesalahan dan memilih wasit berusia 41 tahun yang belum pernah berada dalam situasi seperti ini. Mereka melakukan kesalahan, itu saja."
Di sisi lain, Real Madrid TV memilih tidak membuat analisis pertandingan terkait kekalahan 1-2 tersebut. Fokus siaran justru diarahkan sepenuhnya kepada kinerja wasit, sebelum menuduh La Liga memiliki keberpihakan terhadap Real Madrid.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, turut memberikan respons terhadap kritik Mourinho.
"Terkadang sesuatu berjalan sesuai keinginan Anda dan terkadang tidak. Anda tidak boleh kehilangan rasa hormat terhadap wasit. Tidak semua yang Anda katakan akan dituruti, tidak peduli seberapa besar nama Anda, seperti Mourinho."