CEO Kelme Indonesia Kevin Wijaya menegaskan kesamaan visi menjadi fondasi utama kerja sama ini. Dia menyebut Kelme dan PSSI memiliki pandangan jangka panjang dalam membangun sepak bola nasional.
“Kami percaya bahwa kemajuan sepak bola nasional tidak dibangun secara instan, tetapi melalui konsistensi, kerja keras, dan komitmen bersama. Melalui kolaborasi dengan PSSI, Kelme hadir bukan hanya sebagai penyedia apparel, tetapi sebagai rekan yang tumbuh bersama Tim Nasional Indonesia dalam setiap proses, tantangan, dan pencapaian,” kata Kevin.
Kelme juga menyiapkan teknologi khusus dalam pengembangan jersey. Desain apparel disesuaikan dengan kebutuhan pergerakan dan kenyamanan pemain demi mendukung performa optimal di lapangan.
“Kami berkomitmen menghadirkan produk berkualitas tinggi yang teruji di level internasional, dengan standar produksi yang kuat dan ketersediaan yang terjaga bagi pemain maupun masyarakat. Dengan dukungan teknologi, kapabilitas produksi mandiri, serta visi jangka panjang yang sejalan dengan PSSI, kami ingin memastikan setiap elemen dalam kolaborasi ini memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekosistem sepak bola Indonesia,” tambah dia.
Kerja sama ini langsung diuji lewat agenda Timnas Indonesia sepanjang 2026. Tim asuhan John Herdman akan tampil di FIFA Series yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 23 hingga 31 Maret 2026.
Setelah itu, Timnas Indonesia mengikuti Piala AFF 2026 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus. Turnamen ini menjadi ajang penting di kawasan Asia Tenggara.
Rizky Ridho dan rekan-rekan juga dijadwalkan tampil pada FIFA Matchday periode Juni, September, Oktober, dan November. Rangkaian laga tersebut menjadi kesempatan strategis bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki peringkat FIFA yang saat ini berada di posisi ke-122.
Dengan dukungan Kelme sebagai apparel resmi, Timnas Indonesia memasuki 2026 dengan fondasi baru, ambisi lebih besar, dan arah pengembangan yang semakin terstruktur.