Adhi menjelaskan Komisi Disiplin PSSI saat ini aktif menindak setiap pelanggaran regulasi. Sanksi yang dijatuhkan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi merugikan klub secara keseluruhan.
Menurut dia, kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci terciptanya keamanan dan kenyamanan pertandingan, terutama pada laga berisiko tinggi seperti Persib kontra Persija.
“Demi kebaikan bersama, keamanan pertandingan, dan kemajuan klub kebanggaan masing-masing. Mari kita patuhi dan tegakkan aturan yang telah disepakati,” ucapnya.
Dia juga menekankan peran suporter dalam membangun iklim sepak bola nasional yang lebih sehat dan profesional.
“Sepak bola Indonesia akan tumbuh lebih sehat jika kita semua berpartisipasi,” sambung Adhi.
Dari sisi klasemen, laga ini memiliki arti penting. Persib dan Persija sedang bersaing ketat di papan atas Super League 2025-2026.
Persib menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 35 poin. Sementara itu, Persija berada di peringkat kedua dengan poin sama, namun unggul selisih gol dari Maung Bandung.