“Kalau dijadikan beban, pertandingan saya bisa jelek. Jadi saya tetap bawa enjoy,” kata Rizki.
Selain tekanan sebagai juara Olimpiade, Rizki juga harus menghadapi tantangan adaptasi karena naik kelas pertandingan. Dari sebelumnya berlaga di nomor 73 kilogram, kini dia akan bersaing di kelas 85 kilogram putra.
Saat ini berat badan Rizki berada di kisaran 78 kilogram. Proses meningkatkan bobot tubuh menjadi salah satu bagian penting dalam persiapannya menuju Asian Games 2026.
Namun, Rizki menegaskan kenaikan berat badan tidak dilakukan sembarangan. Dia ingin tambahan bobot tersebut mampu meningkatkan kekuatan dan memberikan manfaat saat bertanding.
“Saya naik berat badan bukan asal naik, tapi harus mempunyai power yang bermanfaat buat bertanding,” tutur Rizki.