Akhirnya, cita-cita itu terwujud. Darwis masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk SEA Games 1987 Jakarta. Darwis mampu mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari cabang sepak bola.
View this post on Instagram
Prestasi tahun 1987 itu, kembali terulang kala SEA Games 1991 Manila. Timnas Indonesia yang diisi Robby Darwis, Ferryl Raymond Hattu, Aji Santoso, Widodo C Putro, sampai sosok striker nyentrik Rochy Puttiray kembali meraih medali emas SEA Games 1991.
Mungkin prestasi yang diraih Robby Darwis meraih 2 medali emas SEA Games sulit untuk diikuti pesepak bola Indonesia saat ini. Ternyata, prestasi ini berhasil diraihnya karena lima resep yang selalu digenggamnya yaitu berkeinginan untuk maju, bermental juara, menambah porsi latihan, mematuhi aturan, dan disiplin.
Robby Darwis merupakan kapten tim Indonesia tahun 1993 dan 1997. Dibalik prestasinya ini, tentu ada pengalaman pahit, salah satunya adalah di Liga Malaysia. Saat tampil di Liga Malaysia, Robby mendapat kartu merah karena dugaan serangan fisik terhadap wasit.
Kartu merah ini menyebabkan Robby tidak bisa tampil dalam ajang SEA Games 1989. Karena rekaman video yang menunjukkan Robby melakukan serangan kepada wasit pada saat itu.