Robert kemudian memutuskan bicara setelah melihat sejumlah komentar yang menurut dia menyudutkan dirinya dan keluarganya. Dia menegaskan selama proses berlangsung, dirinya memilih mengikuti jalur resmi yang tersedia.
"Saya memilih untuk mengikuti proses yang tepat dan membiarkan FIFA menangani masalah ini," katanya.
Robert menjelaskan persoalan tersebut berawal dari kesepakatan kontrak yang dia tanda tangani bersama Persib pada 2021. Menurut dia, kontrak tersebut seharusnya berlangsung hingga Mei 2025.
Mantan pelatih Persib itu juga meluruskan status kepergiannya dari klub. Robert menegaskan dirinya tidak pernah dipecat dari jabatan pelatih kepala.
"Kembali pada tahun 2021, saya menandatangani perjanjian saya dengan Persib dan kontrak saya berlangsung hingga Mei 2025."