Brown tidak menutup kemungkinan Yoro meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer Januari. Namun, dia menilai Manchester United tidak akan kesulitan mendapatkan peminat jika memutuskan membuka pintu keluar bagi bek muda tersebut.
“Karena itu, muncul pembicaraan dia bisa pergi dengan status pinjaman pada Januari, dan saya tidak ragu akan ada beberapa klub yang tertarik merekrutnya jika memang demikian. Ketika kita membicarakan klub seperti Paris Saint-Germain, uang bukanlah masalah. Jadi, Manchester United pada dasarnya bisa meminta harga berapa pun yang mereka inginkan,” katanya.
Opsi peminjaman menjadi salah satu jalan yang bisa dipertimbangkan Manchester United. Dengan skema tersebut, Yoro berpeluang mendapatkan menit bermain reguler sebagai bek tengah tanpa membuat Setan Merah kehilangan aset mudanya secara permanen.
Manchester United juga bisa mempertahankan potensi keuntungan finansial pada masa mendatang. Sebab, dengan usia yang masih 20 tahun, nilai pasar Yoro berpeluang meningkat apabila dia mendapatkan kesempatan bermain dan menunjukkan perkembangan positif.
Kini, masa depan Yoro menjadi perhatian menjelang bursa transfer Januari 2027. AC Milan memiliki ketertarikan, Amorim ingin bereuni, sementara Manchester United harus menentukan langkah terbaik untuk perkembangan pemain yang mereka datangkan dengan harga mahal tersebut.