LISBON, iNews.id - Benfica merilis pernyataan resmi terkait dugaan keributan di terowongan stadion setelah laga Liga Champions melawan Real Madrid yang sebelumnya diwarnai tuduhan rasisme terhadap Vinicius Jr.
Laga leg pertama play-off fase gugur tersebut memanas setelah Vinicius Jr mencetak gol tunggal pada menit ke-50. Situasi semakin panas ketika Kylian Mbappe menuduh pemain Benfica, Gianluca Prestianni, melontarkan kata “monkey” sebanyak lima kali kepada Vinicius Jr sambil menutup mulut dengan jersey.
Vinicius Jr melaporkan insiden itu kepada wasit asal Prancis, Francois Letexier. Pertandingan dihentikan selama 10 menit mengikuti protokol anti-diskriminasi.
Vinicius Jr kemudian angkat suara.
"Rasis adalah, pertama-tama, pengecut. Mereka perlu menutup mulut dengan baju mereka untuk menunjukkan betapa lemahnya mereka. Tetapi mereka mendapat perlindungan dari orang lain yang, secara teori, memiliki kewajiban untuk menghukum mereka," kata Vinicius.
"Tidak ada yang terjadi hari ini yang baru dalam hidup saya atau dalam hidup tim saya. Saya menerima kartu kuning karena merayakan gol. Saya masih tidak mengerti mengapa. Di sisi lain, itu hanya protokol yang dijalankan dengan buruk dan tidak memiliki tujuan apa pun," ujarnya.