Sampdoria Terdegradasi ke Serie C untuk Pertama Kali dalam Sejarah

Abdul Haris
Sampdoria terdegradasi ke Serie C untuk pertama kali dalam sejarah. (Foto: Instagram @sampdoria)

Skuad Mahal, Hasil Memalukan

Di atas kertas, Sampdoria dihuni pemain dengan nama besar dan gaji tertinggi di Serie B. Nama-nama seperti Cragno, Altare, Romagnoli, Ronaldo Vieira, Borini, hingga bomber veteran Niang dan Massimo Coda — pencetak gol terbanyak sepanjang masa Serie B — seharusnya cukup membawa klub bersaing di papan atas. Namun kenyataan di lapangan berbicara lain.

Dengan hanya 41 poin dari 38 pertandingan, 38 gol yang dicetak, dan lima pergantian penjaga gawang dalam satu musim, kekacauan internal dan ketidakstabilan tim semakin kentara. Dua kemenangan melawan Cittadella dan Salernitana hanya menjadi "fatamorgana" dari konsistensi yang tak pernah hadir.

Puncaknya terjadi saat menghadapi Juve Stabia, tim yang sudah mengamankan tiket playoff. Dalam laga hidup-mati itu, Sampdoria tampil tanpa penyerang nomor 9 murni sejak awal, dan baru menurunkan Massimo Coda di babak kedua, keputusan yang menyulut kritik pedas dari suporter.


Dari Liga Champions ke Serie C

Sampdoria adalah klub yang pernah menaklukkan Italia dengan Scudetto bersejarah tahun 1991, mencapai final Liga Champions 1992 melawan Barcelona-nya Johan Cruyff, dan mengoleksi sejumlah trofi domestik dan Eropa lainnya. Kini, mereka jatuh ke kasta ketiga sepak bola Italia.

Penurunan ini bukan hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga krisis visi, manajemen, dan identitas klub. Degradasi ke Serie C bukan akhir dari cerita, namun bisa jadi awal dari perjalanan berat dan tidak pasti bagi klub yang pernah menjadi kebanggaan kota Genoa dan seluruh penggemar sepak bola Italia.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Efek Domino Andrea Pirlo Ditolak, Paolo Maldini Siap Angkat Kaki dari Timnas Italia

2 bulan lalu

Andrea Pirlo Buka Suara usai Gagal Jadi Pelatih Timnas Italia, Singgung Skandal Judi Rusia

2 bulan lalu

Guardiola Tolak Timnas Italia, Pirlo Jadi Taruhan Empat Tahun di Tengah Kritik Keras

2 bulan lalu

Andrea Pirlo Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Italia, Gajinya Lebih Hemat dari Pep Guardiola

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal