Sederet Pemain Ikut Pendidikan Polisi, Pengamat: Bukti Sepak Bola Bukan Jaminan

Andika Rachmansyah
Sederet pemain ikut pendidikan polisi di saat Liga dimulai. Pengamat sepak bola Tanah Air, Mohamad Kusnaeni, memberikan tanggapannya soal fenomena ini.Foto: PSSI

Bung Kus cukup terkejut dengan keputusan yang diambil para pemain muda ini karena sedang memasuki usia emas. Dia mengambil contoh Ferarri yang kita tahu merupakan pemain kunci Persija Jakarta dan sering mendapat panggilan Timnas Indonesia

“Bayangkan pemain sekelas Ferarri yang sedang menuju usia emas, pemain utama di Timnas kelompok usia, di Persija juga termasuk utama. Bukan hanya Ferarri saja, tapi ada Kakang, Frengky, Ginanjar, Rabbani, dan lain-lain,” ujarnya.

Bung Kus mengungkapkan fenomena ini menjadi bukti nyata para pemain masih gamang terkait masa depannya di dunia sepak bola Indonesia.

“Tapi nyatanya mereka tiba-tiba ikut pendidikan di tengah kompetisi berjalan. Jadi itu menggambarkan bahwa mereka masih gamang soal masa depan di sepak bola Indonesia,” ungkap Bung Kus.

“Jadi dengan segala keglamoran sepak bola Indonesia, tapi sebagian orang masih belum yakin sepak bola itu bisa menjadi jaminan untuk masa depan. Orang lebih memilih jaminan dari profesi yang sudah lebih teruji sebagai PNS, ASN, Polri, dan tentara,” ucapnya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Emil Audero Tinggalkan Como dan Batal Main di Liga Champions? sang Agen Buka Suara

57 tahun lalu

John Herdman Pasang Target Timnas Indonesia Tak Terkalahkan hingga Oktober 2026

57 tahun lalu

John Herdman Beri Tugas Khusus kepada Beckham Putra di Piala AFF 2026

57 tahun lalu

Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118, Erick Thohir: Jangan Cepat Puas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal