Gelandang Barcelona Arthur Melo (kiri) bertukar posisi dengan penggawa Juventus Miralem Pjanic. (Foto: football-espana.net/The Sun)

Selain Arthur-Pjanic, Ini 7 Pemain yang Berkarier di Juventus dan Barcelona

Reynaldi Hermawan

BARCELONA, iNews.id – Gelandang Barcelona Arthur Melo dan jenderal lapangan tengah Juventus Miralem Pjanic resmi bertukar posisi. Mereka akan memperkuat klub barunya masing-masing mulai musim depan.

Arthur diboyong Si Nyonya Tua dengan harga 72 juta euro atau sekitar Rp1,1 triliun. Sementara  Blaugrana mengeluarkan 60 juta euro alias Rp966 miliar untuk memboyong Pjanic ke Camp Nou.

Mereka bukan pesepak bola top pertama yang pernah merasakan bermain untuk dua klub sebesar Barcelona dan Juventus. Tim iNews.id merangkum ada tujuh pemain yang juga merasakan sensasi serupa. Berikut ulasan selengkapnya: 


 
1. Michael Laudrup

Penyerang legendaris asal Denmark itu memperkuat Juventus pada 1985-1989. Dia berjasa membawa klub itu meraih satu Piala Intercontinental dan satu scudetto ke Turin sebelum pindah ke Barcelona.

Laudrup berada di bawah arahan pelatih Johan Cruyff selama berada di Katalan. Di sana dia merasakan puncak kariernya setelah berhasil merengkuh empat titel La Liga dan satu Liga Champions.

2. Zlatan Ibrahimovic

Ibrahimovic bermain untuk Juventus dari 2004 sampai 2006. Namun dia memutuskan untuk hengkang ke Inter Milan setelah Si Nyonya Tua terjerat skandal pengaturan skor dan harus turun kasta ke Serie B.

Tiga musim berkostum I Nerazzurri, Ibrahimovic pindah ke Barcelona pada 2009/2010. Di sana penyerang kawakan asal Swedia itu meraih satu gelar Liga Spanyol, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Namun hubungan yang tak harmonis dengan sang entrenador Pep Guardiola membuatnya dipinjamkan ke AC Milan semusim berselang.

3. Dani Alves

Alves adalah salah satu bek kanan paling hebat yang pernah dimiliki Barcelona. Pria berkebangsaan Brasil itu meraih 23 trofi sepanjang berkiprah di Camp Nou dari 2008 sampai 2016.

Setelahnya dia pindah ke Juventus usai terlibat friksi dengan direksi Blaugrana. Alves tak kehilangan magisnya di Turin. Dia sempat membawa Si Nyonya Tua jadi finalis Liga Champions di musim perdana berseragam garis putih hitam. Mantan pemain Sevilla itu juga meraih satu scudetto dan Coppa Italia.

4. Thierry Henry

Henry tak cemerlang saat masih di Juventus pada 1988/1999. Pasalnya sang pelatih Carlo Ancelotti saat itu menempatkannya sebagai winger. Dia hengkang ke Arsenal semusim berselang dan menjadi legendaris di sana ketika bermain sebagai striker sentral.

Sampai pada akhirnya Barcelona membeli Henry pada musim panas 2007. Di Camp Nou, mesin gol asal Prancis itu kembali bermain agak kesamping. Tapi dia sukses meraih trofi Liga Champions edisi 2009, piala yang tak pernah didapatkan bersama Juventus atau Arsenal.

5. Edgar Davids

Davids mulai berseragam Juventus pada 1997. Gelandang yang idientik dengan kacamata itu selalu berhasil menembus skuat utama selama enam musim berturut-turut hingga mempersembahkan tiga scudetto.

Sayangnya di periode 2003/2004 kontribusinya mulai tergantikan. Manajemen klub akhirnya meminjamkan Davids ke Barcelona. Di Katalan dia hanya bermain 18 kali di La Liga dan mencetak satu gol sebelum dibeli Tottenham Hotspur.

6. Gianluca Zambrotta

Zambrotta bek andalan Juventus pada 1999. Sama seperti Ibrahimovic, dia meninggalkan Si Nyonya Tua saat terdampar ke Serie B. Beberapa klub sempat ingin meminangnya seperti AC Milan, Chelsea dan Real Madrid.

Namun Zambrotta memilih berseragam Barcelona. Sayang kariernya di Katalan tak begitu mentereng. Pemain yang mengantarkan Timnas Italia juara Piala Dunia 2006 itu hanya mempersembahkan satu trofi Copa del Rey selama dua musim mengabdi dan kemudian pindah ke Milan.

7. Lilian Thuram

Thuram berseragam Juventus sejak 2001. Tapi dia mengikuti jejak Zambrotta untuk pindah ke Barcelona saat Juventus terjun ke Serie B. Karier defender andalan Timnas Prancis itu bersama Blaugrana berlangsung dua musim.

Agustus 2008, Thuram memutuskan pensiun dari dunia sepak bola. Total, dia bermain 204 kali untuk Juventus di semua ajang. Sementara di Barcelona, dia hanya melakoni 58 penampilan.


Editor : Abdul Haris

BERITA TERKAIT