Terus menekan, serangan Senica pun akhirnya membuahkan hasil pada menit 14. Adalah sang ujung tombak Giannis Niarchos yang mencatatkan namanya di papan skor lewat titik putih.
Akan tetapi, setelah unggul satu gol permainan Senica terlihat menurun. Alhasil, Michalovce mampu mengembangkan permainan dan membombardir pertahanan mereka.
Beruntung bagi Senica, penyelesaian akhir yang dimiliki Mihcalovce cukup buruk. Mereka hanya mampu melesatkan satu tembakan tepat sasaran dari enam tendangan yang mereka lancarkan.
Hasilnya, tidak ada lagi gol yang tercipta hingga babak pertama usai. Egy dan Witan pun untuk sementara unggul 1-0 saat turun minum.
Memasuki babak kedua, Senica masih berada dalam tekanan Michalovce. Mereka terlihat kesulitan untuk mengembangkan permainan karena sang lawan menerapkan pressing ketat.