Podcast Sepak Bule masih membahas Lionel Messi yang cabut dari Barcelona. Siapa sosok penyebabnya? Simak pembahasannya di aplikasi RCTI+. (Foto: RCTI+)
MNC Media

JAKARTA, iNews.id - Ada dua sosok terkenal yang disebut menjadi biang keladi hengkangnya Lionel Messi dari Barcelona. Kedua sosok tersebut ini pun menjadi bahasan terbaru dalam podcast Sepak Bule episode 21

Kembali lagi di Sepak Bule! Obrolan menarik seputar dunia olahraga khususnya sepak bola yang pastinya seru dan akan menghilangkan kebosanan kamu selama di rumah aja. Di episode ini, Jordan dan si bule Ucup bakal seru-seruan ngomongin Lionel Messi, pemain bola yang katanya terbaik sepanjang sejarah! Penasaran gimana keseruannya? Buruan langsung dengerin di RCTI+.

Pecinta bola atau tidak, semua orang pasti tahu seorang Lionel Messi. Bagaimana tidak, pemain depan yang dikenal akan ketajamannya itu mempunyai deretan rekor yang rasanya mustahil untuk bisa dilewati pesepak bola lainnya di dunia. Bersama klub yang membesarkan namanya yaitu Barcelona, Messi tak henti-hentinya menorehkan berbagai prestasi.

Baru-baru ini, sayangnya kisah manis antara klub dan pemain itu harus terhenti. Messi harus pergi dari Barcelona, meskipun dia tak sebenarnya tak mau.

Apa penyebabnya? Rupanya ada 2 sosok yang berperan besar terhadap kepergian sang megabintang, yaitu mantan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, dan Presiden Liga Spanyol saat ini, Javier Tebas.

“Biang masalahnya itu leadership dari Bartomeu sih, jelek banget, gaji (pemain) nya tinggi, income-nya turun,” ucap Jordan di dalam podcast Sepak Bule.

Memang, saat kepemimpinan Bartomeu, pengaturan gaji dan kontrak pemain memang terkesan asal-asalan. Selain itu, peraturan yang ditetapkan oleh Tebas di Liga Spanyol juga membuat kontrak Messi yang awalnya sudah sepakat harus tiba-tiba berubah karena persoalan gaji. Hingga akhirnya, Messi terpaksa pergi dari klub asal Catalonia tersebut.

Masih penasaran sama obrolan lanjutan mereka? Dengarkan selengkapnya hanya di Sepak Bule eps 21 eksklusif di RCTI+.


Editor : Dimas Wahyu Indrajaya

BERITA TERKAIT