Selain format empat tahunan, FIFA ASEAN Cup juga dirancang untuk memperkuat rivalitas antarnegara Asia Tenggara. Turnamen ini memberikan kesempatan bagi pemain dari berbagai klub untuk tampil bersama tim nasional masing-masing.
Grafstrom turut memberikan apresiasi kepada PSSI dan pemerintah Indonesia atas dukungan terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.
"Semangat terhadap sepak bola menjadi salah satu alasannya, begitu juga kerja besar yang dilakukan Erick bersama PSSI dan pemerintah. Mereka menunjukkan kemauan yang besar untuk menyelenggarakan ajang ini dan kerja samanya sangat baik," ucap Grafstrom.
Dengan status sebagai turnamen resmi FIFA dan jadwal empat tahunan, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi langkah baru dalam perkembangan sepak bola Asia Tenggara. Indonesia menjadi bagian penting dalam sejarah awal kompetisi tersebut sebagai tuan rumah edisi perdana.