Shin pun mengaku telah membicarakan persoalan tersebut secara langsung dengan sejumlah pemain. Evaluasi dilakukan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang dalam pertandingan selanjutnya.
“Saya telah berbicara dengan banyak pemain terkait hal tersebut. Tentu selama pertandingan kebobolan itu bisa saja terjadi, tetapi sedapat mungkin kami tidak boleh kebobolan seperti itu. Saya langsung membicarakannya dengan para pemain kala itu,” jelas pelatih asal Korea Selatan itu.
Dengan kondisi skuad yang semakin lengkap, Persija kini memiliki kesempatan untuk mematangkan strategi sebelum meladeni PSIM Yogyakarta. Pemulihan pemain menjadi keuntungan tersendiri, tetapi pembenahan pertahanan tetap menjadi pekerjaan penting bagi Shin.
Persija pun mengincar kemenangan keempat secara beruntun untuk menjaga momentum di Super League 2026-2027. Tantangan berikutnya adalah memastikan lini belakang tampil lebih solid sekaligus mempertahankan ketajaman tim di hadapan lawan.