Persija menegaskan tindakan kekerasan yang membahayakan orang lain tidak dapat dibenarkan. Kerusuhan di tribun penonton juga menjadi perhatian karena dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan selama pertandingan sepak bola berlangsung.
Macan Kemayoran mengimbau seluruh suporter untuk tetap tenang, menahan diri, serta menjaga ketertiban. Persija juga meminta suporter tidak mudah terpancing provokasi, baik melalui informasi maupun tindakan yang berpotensi memperkeruh situasi.
"Kami mengimbau seluruh suporter untuk tetap tenang, menahan diri, menjaga ketertiban, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun tindakan yang berpotensi memperkeruh situasi," tulis Persija.
Persija saat ini tengah menghimpun informasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperoleh gambaran kejadian secara utuh dan terverifikasi. Langkah tersebut dilakukan agar klub dapat menyikapi insiden berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
Persija berkomitmen menangani perkembangan persoalan tersebut secara objektif dan bertanggung jawab. Klub juga menegaskan akan mengedepankan fakta serta menghormati ketentuan yang berlaku.
"Persija mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas demi terciptanya iklim sepak bola Indonesia yang aman dan bermartabat," lanjut pernyataan tersebut.
Kerusuhan dalam pertandingan Persita vs Persija menjadi perhatian di tengah upaya menjaga keamanan kompetisi sepak bola nasional. Persija pun mengajak seluruh pihak untuk mengutamakan keselamatan, menjaga sportivitas, dan mencegah terulangnya insiden serupa.