“Saya perlu dua menit khusus untuk berdiskusi dengan John di jeda turun minum untuk membicarakan persiapan dan kondisi lawan,” katanya.
Menurut dia, analisis pertandingan tidak hanya berfokus pada kualitas individu pemain lawan. Dia juga memperhatikan kekuatan dan kelemahan tim secara keseluruhan.
“Ini bukan hanya soal melihat bakat pemain lawan, tapi juga kekuatan dan kelemahan mereka. Ini pengalaman yang menyenangkan,” tuturnya.
Grayson juga menyoroti tantangan awal saat bergabung dengan Timnas Indonesia, terutama dalam memahami pendekatan taktik yang dibawa Herdman.
Dia mengaku harus beradaptasi dengan sistem permainan baru yang belum pernah dia jalankan sebelumnya, termasuk pendekatan tiga bek di area tertentu.