Laporan Daily Mail menyebut Ferguson dibawa ke fasilitas medis sebagai langkah pencegahan. Pihak klub disebut optimistis dia akan segera pulih dan kembali beraktivitas normal di rumah.
Tidak ada indikasi kejadian ini berkaitan dengan riwayat pendarahan otak yang pernah dia alami pada 2018.
Saat itu, Ferguson menjalani operasi penyelamatan nyawa setelah mengalami pendarahan otak pada Mei 2018. Dia sempat dirawat di Salford Royal Hospital.
Ahli bedah saraf Joshi George yang menangani saat itu mengungkap peluang keselamatannya sangat kecil. “Ada peluang 80 persen dia tidak akan bertahan,” ujarnya.
Ferguson juga pernah mengungkap pengalaman tersebut sebagai momen paling menakutkan dalam hidupnya. “Saya kehilangan suara, tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun, dan itu sangat menakutkan,” katanya.
Dia sempat khawatir tidak bisa berbicara lagi dan mempertanyakan kondisi ingatannya. Proses pemulihan dijalani dengan terapi bicara, termasuk mengingat nama-nama pemain yang pernah dia latih.
Suara Ferguson kembali setelah 10 hari menjalani latihan intensif. Empat bulan setelah operasi, dia kembali ke Old Trafford dan disambut emosional saat menyaksikan pertandingan melawan Wolverhampton Wanderers.