“Ruben Amorim memiliki prinsip-prinsip taktik yang sangat mudah dikenali, yang sudah bisa kami lihat ketika dia berada di Sporting. Milan adalah tim yang bermain langsung, mereka mengandalkan umpan vertikal dan transisi cepat,” lanjutnya.
Spalletti menilai karakter permainan Milan membuat Juventus harus tampil dengan intensitas tinggi. Kesalahan membaca pergerakan lawan dapat membuat Juventus terlambat dalam perebutan bola.
“Hal itu memaksa Anda menyamai tenaga mereka, karena jika tidak, Anda berisiko terlambat mendapatkan bola. Jika Anda bisa membaca pergerakan lebih awal, itu bisa berguna, karena agresivitas mereka harus digunakan untuk melawan mereka dan bukan menjadi sumber ketakutan,” ujar Spalletti.
Juventus datang dengan sejumlah persoalan. Setelah menang 1-0 atas Frosinone dan 2-0 atas Parma, Bianconeri harus kehilangan Kenan Yildiz, Khephren Thuram, dan Juan Cabal untuk sementara akibat cedera.
Selain tiga pemain tersebut, Andrea Cambiaso, Weston McKennie, Jeff Ekhator, serta rekrutan anyar Pape Matar Sarr juga tidak tersedia untuk pertandingan akhir pekan ini.