Spalletti menyebut komentar tersebut terus berulang sepanjang pertandingan dan membuatnya bereaksi langsung dari pinggir lapangan.
“Terus-menerus sepanjang pertandingan. Saya bilang ke dia, ‘lihat, saya cuma punya lima pergantian. Sulit kalau kamu terus seperti ini, saya tidak bisa mengganti semuanya’,” ujar Spalletti.
Dia menekankan situasi tersebut muncul secara spontan dan tidak direncanakan. Fokus utamanya tetap mengawal tim hingga peluit akhir dibunyikan.
Kemenangan 2-0 atas Benfica sendiri dinilai krusial bagi Juventus. Tambahan tiga poin menjaga peluang mereka menembus delapan besar fase liga Liga Champions musim ini.
Meski Juventus tampil solid, insiden yang melibatkan Spalletti menambah warna dalam laga penuh tensi tersebut. Aksi di dalam dan luar lapangan sama-sama menyita perhatian publik sepak bola Eropa.
Spalletti pun berharap perhatian publik kembali tertuju pada performa tim, bukan pada momen emosional yang terjadi di pinggir lapangan.