“Saya hanya ingin mencatat, menurut pandangan saya, kedua penalti hari ini seharusnya tidak diberikan,” ujar Spalletti, dikutip dari Sky Sport Italia.
Spalletti juga mengulas jalannya pertandingan dan mengakui timnya sempat diuntungkan situasi.
“Saat menjalani pekerjaan ini, selalu ada kejutan, baik atau buruk, karena lapangan yang berbicara,” katanya.
“Kami mengontrol pertandingan, bermain cukup baik, dan menunjukkan rasa lapar yang tepat melawan lawan yang tahu apa yang mereka lakukan. Davide Nicola sangat paham Serie A, timnya terorganisasi dan siap bertarung,” lanjut Spalletti.
Dia mengakui keberuntungan membantu Juventus unggul cepat. “Dengan sedikit keberuntungan, kami bisa mengarahkan hasil sejak awal, meski ada juga nasib buruk lewat penalti yang mengenai tiang. Secara keseluruhan kami memegang kendali, walau masih ada beberapa momen goyah yang sulit dihilangkan,” ucapnya.
Meski kini Juventus masuk persaingan Scudetto, peta kekuatan belum sepenuhnya terbaca. Napoli, Inter, dan Milan masih menyimpan satu pertandingan tunda akibat jadwal Piala Super Italia yang baru akan dimainkan tengah pekan.
Spalletti pun membandingkan langsung kualitas timnya dengan para pesaing.
“Saya menonton Inter melawan Napoli tadi malam, mereka menunjukkan level tertinggi sepak bola, terbuka, menyerang, penuh karakter dan ide, mencerminkan para pelatihnya,” kata Spalletti.
Dia menutup dengan pernyataan tegas. “Saya pikir kami masih perlu banyak peningkatan untuk mencapai level mereka, dan kami harus melangkah cepat. Saya melihat usaha besar dari para pemain, jadi saya merasa peningkatan itu bisa dicapai.”