Di tengah kondisi keamanan yang belum stabil, Federasi Sepak Bola Qatar merilis pernyataan resmi terkait penghentian aktivitas sepak bola.
"Federasi Sepak Bola Qatar mengumumkan penundaan seluruh turnamen, kompetisi, dan pertandingan, berlaku mulai hari ini [Minggu] dan sampai pemberitahuan lebih lanjut," demikian isi pernyataan tersebut dikutip dari Sport Bible.
"Tanggal baru untuk dimulainya kembali kompetisi akan diumumkan pada waktunya melalui saluran resmi Asosiasi," lanjut mereka.
Penundaan tanpa batas waktu tersebut membuat kepastian penyelenggaraan Finalissima berada dalam ancaman serius. Hingga kini belum ada kepastian kapan kompetisi di Qatar kembali berjalan normal.
Media melaporkan sudah menghubungi Royal Spanish Football Federation serta Federasi Sepak Bola Argentina untuk meminta tanggapan. Federasi Spanyol belum mengeluarkan pernyataan khusus terkait pertandingan tersebut.
Federasi Spanyol menggelar rapat kabinet krisis untuk menyusun langkah dukungan bagi para profesional sepak bola yang bekerja dan tinggal di negara-negara Timur Tengah terdampak konflik.
"Banyak profesional sepak bola Spanyol bekerja di Iran dan, secara khusus, di negara-negara Semenanjung Arab," lanjut pernyataan tersebut.
"Federasi menghubungi mereka secara langsung atau tidak langsung untuk mengetahui situasi mereka dan menawarkan apa yang mereka butuhkan."
Dengan dinamika konflik yang masih berlangsung, nasib Finalissima di Lusail kini bergantung pada perkembangan keamanan kawasan dalam waktu dekat.