Steven Gerrard Ungkap Rivalitas Beracun, Biang Gagalnya Generasi Emas Timnas Inggris

Reynaldi Hermawan
Generasi emas Timnas Inggris gagal total (Foto: Give Me Sport)

“Kami tumbuh bersama di West Ham, melakukan segalanya seperti sahabat. Saya pindah ke Leeds lalu Manchester United, Frank ke Chelsea, sejak itu komunikasi kami hancur,” ujar Ferdinand.

“Itu karena obsesi menang. Saya tidak mau Frank punya keunggulan. Hal yang sama terjadi dengan Stevie. Saat bersaing di Premier League, saya tidak mau duduk minum bir dengannya karena tak ingin mendengar kabar Liverpool. Menurut saya, itu yang menahan kami," tuturnya.

Gerrard Akui Pura-pura Suka Rekan Timnas

Gerrard menguatkan pernyataan tersebut. Dia menyebut hubungan di Timnas Inggris lebih dilandasi rasa hormat, bukan kedekatan. Bahkan, dia terang-terangan mengaku menyimpan rasa benci pada dua rekan setim.

Dua sosok itu adalah Rio Ferdinand dan Gary Neville, dua pilar Manchester United. Sebagai pemain Liverpool sejati, Gerrard sulit menerima keberadaan rival abadi di ruang ganti.

“Ketika berdiri di terowongan melawan Rio dan Gary Neville, kamu ingin mengalahkan mereka dengan segala cara. Ada kebencian di sana, memang seperti itu adanya,” kata Gerrard dalam acara Steven Gerrard Live di Belfast pada 2016.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
9 bulan lalu

Liverpool Terancam Krisis Bek Tengah, Bek Monster Serie A Jadi Target Panas

3 hari lalu

Andoni Iraola Diminta Coret Florian Wirtz, Steven Gerrard Pasang Badan

8 hari lalu

Steven Gerrard Menggila di AllStar Legends Malaysia, Cetak Hattrick dan Jadi Man of the Match

13 hari lalu

Harry Kane Pecahkan Rekor 78 Tahun, Inggris Hancurkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal